Posts

Showing posts with the label Bukit Kembar

Sudut Pandangan Fiqih atai Al-Urf Tentang Menelan Air Mani

Sudut Pandang Al-‘Urf - Dalam metode fiqh, salah satu pendekatan dalam istidlal yang dapat digunakan adalah dengan melihat al-‘urf atau kebiasaan/kebudayaan yang dilakukan oleh orang-orang muslim, terutama pada kebudayaan yang ada pada jaman saat Nabi hidup dan seterusnya hingga saat ini. Nilai-nilai budaya yang dianggap baik dan tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam dapat menjadi dasar hukum sebuah perilaku, di mana pelestarian nilai yang baik ini juga tercantum dalam tujuan pendidikan yang seharusnya. Baca Selengkapnya Hukum Menelan Air Mani Disini Dalam hal ini, menelan air sperma menjadi salah satu kebiasaan yang tidak dikenal secara langsung berasal dari budaya masa Nabi, pun demikian dengan budaya yang ada di masyarakat ketimuran seperti Indonesia saat ini. Kebiasaan tersebut atau perilaku tersebut muncul pada masyarakat yang meninggikan kepuasan seksual. Seperti misalnya di negara barat atau negara Jepang, seperti yang terlihat dalam konten-konten pornografi. Secara kes...

Hukum dan Analisis Simbolik Perilaku Menelan Air Mani Peju

Analisis Simbolik atas Perilaku menelan Air Mani - Perilaku menelan air mani secara simbol lahir dalam konteks aktivitas seksual antara laki-laki dan perempuan. Dilihat dari segi orientasi, aktivitas seksual atau hubungan suami istri, sebenarnya lebih dekat kepada regenerasi atau menghasilkan anak, mengingat apa yang dikeluarkan saat mencapai kenikmatan misalnya adalah zat-zat yang berfungsi untuk menghasilkan keturunan baru. Baca Selengkapnya : Hukum Menelan Air Mani dalam Islam Dari situ dapat kita tahu bahwa sesungguhnya aktivitas seksual itu, adalah untuk menghasilkan keturunan. Oleh karenanya Rasul menyuruh kita untuk berdoa, salat, dan meminta keturunan yang baik sebelum melakukan hubungan seksual. Dapat kita lihat bagaimana Islam menunjukkan jalan yang baik untuk melakukan aktivitas seksual ini. Tidak hanya untuk mencari kepuasan syahwat semata. Dan memang bukan untuk tujuan kepuasan syahwat semata aktivitas ini dilakukan. Bila memang begitu apalah bedanya manusia deng...

Usaha Menyelesaikan Konflik dan Sengketa antar Negera di Laut Cina Selatan - BAHAN MAKALAH

Usaha menyelesaikan sengketa dan konflik antara pihak Negara yang terlibat - Tahun 2002, ASEAN dan Cina menandatangani Declaration on the Conduct of Parties In South China Sea. Pada bulan maret 2005, Cina-Vietnam-Filipina mendatangani MoU kerjasama dalam bidang ekspolorasi energi dan sepakat untuk menghentikan klaim atas kepemilikan Kepulauan Spratly. Pada tahun 2006 China-ASEAN Joint Working Group melakukan pertemuan dan menghasilkan kesepakatan bahwa kedua belah pihak (RRC dan ASEAN) berkomitmen menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan Laut Cina Selatan. Upaya ini memang cukup efektif dalam penyelesaian sengketa jika dilihat dari situasi setelah perjanjian. Selain itu beberapa perjanjian multilateral juga berupa mediasi yang dipelopori oleh mediator sehingga perjanjian dapat berjalan lebih baik. Namun tidak sepenuhnya berjalan dengan baik lagi-lagi karena tidak dicapainya peta kepemilikan pulau dan banyaknya pihak yang melanggar sendiri perjanjian tersebut, seperti terjadinya per...

Wow....Akses Bukit Jamur Rancabolang Ciwidey - Bandung

BUKIT JAMUR. Bukit Jamur di Ciwidey ini adalah taman dengan pohon-pohon cemara unik berbentuk jamur payung. Lokasinya ada di Desa Rancabolang. Tapi lokasi ini dikatakan bukan sebagai tempat wisata, karena di sini tidak ada fasilitas wisatanya. Sampai saat ini, pengunjung Bukit Jamur Ciwidey hanya datang dari Bandung dan yang mengetahui Bukit Jamur Ciwidey. Mereka bisa bersantai di badan rumput yang hijau dengan rimbunnya pohon cemara kerdil dengan jumlah cukup banyak. Di Tempat ini, diinformasikan tidak ada tiket masuk dan jam operasional. Warga Bandung bisa datang kapan saja dan tanpa ada batasan waktu.Secara administratif Bukit Jamur Rancabolang ini berada di Desa Rancabolang, Kecamatan Ciwidey, Provinsi Jawa Barat. Atau kalian dapat mencari lewat aplikasi Google Maps pada Smartphone kalian. Untuk dapat sampai di Bukit Jamur Rancabolang ini, kalian dapat  menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat. Namun disarankan agar menggunakan kendaraan roda dua. Hal itu dikarenakan...

Shalawat Nuril Abshor "TIBBIL QULUB" untuk Ketenangan Jiwa dan Menyembuhkan Orang Gila

Sholawat kepada Nabi SAW memiliki banyak sekali manfaat dan khasiat yang tidak terhitung oleh akal manusia. Salah satu nikmat dan ganjaran terbesar shalawat adalah ALLAH SWT membalasnya dengan 10 kali sholawat yang berarti 10 rohmat ALLAH SWT mendatangi kita. apalagi yang lebih baik dari rahmat ALLAH SWT. Amin. Baca Juga Ucapan Selamat Ulang Tahun dalam Islam     Susunan Acara Ulang Tahun Anak Islami      Tujuan Membaca Shalawat Memilih Jalur Shalawat untuk Bisa Cepat Kaya 5 Jalur Alternatif Cepat Kaya Mendadak    Makalah tentang Shalawat    Shalawat Nuril Abshor "TIBBIL QULUB" untuk Ketenangan Jiwa dan Menyembuhkan Orang Gila Oleh sebab itu, marilah kita bersholawatlah sebanyak dan sesering mungkin dan disaat apapun di sela waktu baik di waktu luang atupun sesibuk apapun. sSalah satu shalawat yang istimewa dan memiliki banyak kautaman adalah sholawat tibbil qulub atau sholawat syifa yang dikenal dengan sh...

Kisah Ali Bin Abi Thalib dan Pedang Zulfikar

 "Tidak ada pedang, setajam pedang  Zulfikar dan tidak ada pemuda yang setangguh Ali bin Abu Thalib" Demikianlah slogan yang selalu  didengung-dengungkan oleh kaum  muslimin ketika perang Uhud yang amat  dahsyat itu tengah berlangsung. Dalam perang tersebut, Ali bin Abu Thalib memperlihatkan ketangguhannya sebagai seorang pahlawan islam yang gagah perkasa. Ia di kenal sebagai jagoan bangsa Arab yang mempunyai kemahiran memainkan pedang dengan tangguh. Sementara itu, baju besi yang dimilikinya berbentuk tubuh bagian depan di kedua sisi, dan tidak ada  bagian belakangnya. Ketika di tanya,"Mengapa baju besimu itu tidak dibuatkan bagian belakangnya, Hai Abu Husein?" Maka Ali bin Abu Thalib akan  menjawabnya dengan mudah,"Kalau seandainya aku menghadapi musuhku dari belakang, niscaya aku akan  binasa." Ketika terjadi perang Badar  antara kaum  muslimin dan kaum  kafir Quraisy, di mana kaum muslimin memperoleh kemenangan yang telak, maka...