Posts

Showing posts from May, 2011

Strategi Cabe Mencari Mangsa

"Oo, saya sering diajak pejabat," kata Susan. Gadis berusia 16 tahun asal Kotabumi Sari, Lampung itu bercerita, sejumlah pejabat dari Jakarta atau pejabat setempat mengajaknya masuk kamar hotel.

Siswa salah satu SLTA di Lampung itu, tidak terlalu susah dicari. Ia bisa dihubungi melalui perantara. Gadis manis berkulit putih itu, mengaku selalu mencatat siapa saja yang berhubungan dengannya.

"Nama dan nomor teleponnya saya catat. Semuanya saya simpan baik-baik. Mungkin suatu waktu saya butuh dia. Mungkin bisa membantu saya mendapatkan pekerjaan, " katanya. Menurutnya dengan membuka catatan itu, Susan bisa mengingat kembali wajah-wajah para pria hidung belang yang pernah bersamanya.

Seperti juga ABG lainnya di Lampung, Susan memasang tarif Rp 100.000 sampai Rp 200.000. "Itu tarif biasa di sini. Untuk pejabat apalah arti uang sebanyak itu," katanya. Para pejabat menurut Susan, tidak sayang uang bisa sudah merasa senang.

"Kalau dia senang, mereka bisa mem…

Nauzubillah, Pelacuran ABG ini sebuah Kebanggaan atau Ketololan?

Cerita ini diambil dari kisah seorang reporter yang bertemu dengan ABG 17 tahun.  Cerita dimulai dari saat ia di mobilnya sedang keliling kota Jakarta. Rencannya orang ini hendak meliput persiapan kampanye partai-partai yang katanya sudah ada di seputar HI. Aneh, kampanye resminya besok, tapi sudah banyak yang bercokol di putaran HI sejak malam ini.

Kelihatannya mereka tidak mau kalah dengan partai-partai lain yang kemarin dan hari ini telah memanjat patung selamat datang, memasang bendera mereka di sana. Tercatat ada PP, PND, PBB, PKB, PAN dan PK telah berhasil. Dengan korban beberapa orang, tentu saja. Entah apa yang dikejar mereka, para simpatisan itu.

Kebanggaan?. Atau sebuah ketololan.

Kalau ternyata mereka tewas atau cedera, berartikah pengorbanan mereka? Apakah para ketua partai itu kenal sama mereka? Apakah pemimpin partai itu menghargai kenekadan mereka? Lho, kok hanya bicara politik. Biarinlah. Macam-macam saja ulah mereka, maklumlah sudah saat kampanye terakhir buat par…